Di luar ruang kelas, para peserta mendapat kesempatan melihat praktik nyata harmoni antara spiritualitas dan lingkungan melalui kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey, Bandung. Berdiri sejak 1934, pesantren ini dikenal sebagai pelopor “Green Pesantren”. Di Soreang, wilayah Bandung Selatan yang memadukan kesejukan hawa pegunungan dengan lanskap agraris, pada 13-19 November 2025, enam puluh peserta dari beragam profesi dan latar belakang keagamaan berkumpul dengan satu tujuan: belajar merawat kerukunan dan bumi secara lebih bijaksana. Dengan latar belakan beragam, mulai dari pesantren, kampus, sekolah, kantor urusan agama, hingga lembaga pemerintah, mereka terpilih dari sekitar 4.200 pendaftar untuk mengikuti Pelatihan Pengembangan Wawasan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi. Pelatihan nasional ini terselenggara melalui kolaborasi LPDP, PUSPENMA Kementerian Agama, dan Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Peserta Pelatihan Pengembangan Wawas...
Postingan
Populer Sepekan
Rudy Chen Kenalkan Kemakmuran Muslim Shadian di Tiongkok
Ia amat fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuannya itu, ia bisa dengan mudah diterima masyarakat lokal yang dijumpainya Jagad medsos Indonesia beberapa tahun belakangan diramaikan oleh salah satu vlogger atau youtuber yang mengetengahkan konten berbau Indonesia di negeri Tiongkok. Namanya Rudy Chen . Menurut pengakuannya, vlogger ini berasal dari Medan . Vlogger Rudy Chen Ia amat fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuannya itu, ia bisa dengan mudah diterima masyarakat lokal yang dijumpainya. Ia juga tidak kesulitan menggali kehidupan orang-orang Tiongkok yang terkait dengan Indonesia. Baca juga: Masjid Kubah Emas; Tempat Transit Yang Dulu Dipandang Ironi Postingan terkininya mengungkap kehidupan umat Islam di Kecamatan Shadian , Kabupaten Gejiu , Provinsi Yunnan , Republik Rakyat China . Rudy Chen mengabarkan tentang jumlah populasi Muslim di Kecamatan Shadian mencapai 90 persen dari total sekitar 20 ribu jiwa. Mayoritas mereka berlatar suku Hui . Dalam laporannya...
Menyemai Moderasi Beragama dan Kesadaran Ekologis dari Bandung
Di luar ruang kelas, para peserta mendapat kesempatan melihat praktik nyata harmoni antara spiritualitas dan lingkungan melalui kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey, Bandung. Berdiri sejak 1934, pesantren ini dikenal sebagai pelopor “Green Pesantren”. Di Soreang, wilayah Bandung Selatan yang memadukan kesejukan hawa pegunungan dengan lanskap agraris, pada 13-19 November 2025, enam puluh peserta dari beragam profesi dan latar belakang keagamaan berkumpul dengan satu tujuan: belajar merawat kerukunan dan bumi secara lebih bijaksana. Dengan latar belakan beragam, mulai dari pesantren, kampus, sekolah, kantor urusan agama, hingga lembaga pemerintah, mereka terpilih dari sekitar 4.200 pendaftar untuk mengikuti Pelatihan Pengembangan Wawasan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi. Pelatihan nasional ini terselenggara melalui kolaborasi LPDP, PUSPENMA Kementerian Agama, dan Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Peserta Pelatihan Pengembangan Wawas...
Ida Dayak dan Momentum Kembalinya Marwah Juru Pijat Tradisional
"Mengapa orang berjubel menonton Ida Dayak?" --- Jika sakit, tentu harapan terbesar seorang penderita agar secepatnya sembuh seperti sedia kala. Tidak terkecuali sakit apapun. Dalam situasi seperti ini, ada kalanya penderita dan keluarganya tidak lagi melihat penting tidaknya siapa yang bisa menjadi perantara penyembuhannya. Jika tak lagi fanatik dalam mencari jalan kesembuhan pada satu jasa penyedia kesembuhan penyakit tertentu, lalu penderita dan keluarganya biasanya aktif mencari tahu dan terkadang dilanjutkan dengan aksinya untuk mencari pihak yang bisa menjadi perantara kesembuhan. Pijat tradisional menjadi salah satu pilihan. Dalam istilah kesehatan masyarakat (public health), perilaku masyarakat yang demikian ini disebut health seeking behavior (perilaku masyarakat untuk penyembuhan) atau health related behavior alias tindakan masyarakat untuk mencari kesembuhan dan sehat. Tindakan masyarakat ini terkadang dianggap sebagai pencarian pengobatan alternatif yang berbeda d...
Menguak Misteri UFO di Malang: Ketika Intuisi dan Sains Berkolaborasi
"The intuitive mind is a sacred gift and the rational mind is a faithful servant" - intuisi dan rasionalitas harus berjalan beriringan. Kutipan Albert Einstein ini menjadi lensa yang tepat untuk menafsirkan kompleksitas fenomena benda terbang tak dikenal (UFO) Fenomena Unidentified Flying Object (UFO) selalu menarik perhatian. Mulai dari cerita-cerita misterius hingga laporan penampakan yang sulit dijelaskan secara ilmiah, UFO kerap memicu rasa penasaran. Diskusi UFO di Malang , 20Juli 2025 (Latifah/melipirnews.com) Hari Minggu kemarin (20 Juli 2025), Gramedia Kayutangan Malang menjadi tempat diskusi seru seputar fenomena ini dalam acara bertajuk “Menguak Penampakan UFO di Malang”, menghadirkan narasumber Reza Wardana dari Beta UFO Indonesia dan dipandu oleh host Agung H. Buana . Baca juga: Bagaimana Riset Interdisipliner Bisa Menjawab Tantangan Global Nan Kompleks? Membuka Tabir Fenomena UFO Acara dibuka oleh Gladi Sumirat , Store Manager Gramedia Kayutangan, yan...
Tak Paham Risiko, Generasi Digital Terjebak FOMO Investasi
Ia juga mengungkapkan fenomena FOMO (fear of missing out) yang mendorong generasi muda membuka akun investasi hanya karena ikut-ikutan influencer Di tengah derasnya arus transformasi digital, Universitas Ma Chung, Malang , menghadirkan sebuah forum gagasan dan kolaborasi melalui Seminar Nasional 2025 bertajuk “ The Power of Collective Impact: The Synergy of Innovation, AI, and Digital Economy for Social Empowerment ” pada 29 Juli 2025. Menghadirkan para pemangku kebijakan dan pelaku industri, acara ini menjadi panggung penting untuk membahas tantangan dan peluang dari perkembangan teknologi terhadap pemberdayaan sosial di Indonesia. Seminar Nasional Universitas Ma Chung, Malang, 29 Juli 2025 (Latifah/Melipirnews) Tantangan Besar Dunia Digital Salah satu topik hangat yang dibahas adalah bagaimana perpajakan menghadapi kompleksitas transaksi digital dan penggunaan kecerdasan buatan. Marihot dari Direktorat Jenderal Pajak menyoroti kesulitan utama dalam pemajakan ekonomi digital: “Tanta...
Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?
Begitulah, timun suri lebih dekat kekerabatannya dengan melon . Ketimbang melon suri , nama timun suri lebih terbiasa dan terlanjur digunakan Bulan puasa tiba, saatnya umat Islam menanam banyak kebajikan. Memperbaiki diri serta peduli pada sesama menjadi anjuran mulia yang dikumandangkan dari mimbar-mimbar ceramah. Namun, tak lengkap jika tanpa memotret fenomena bulan puasa di pinggiran jalan, khususnya yang umum dijumpai di wilayah Jabodetabek . Tak lain adalah para penjaja timun suri yang tiba-tiba saja berada di banyak tempat. Dok. Kompas.com Dilansir dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) , sekilas buah ini memiliki kemiripan dengan timun. Timun yang dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Cucumis sativus yang termasuk dalam keluarga labu-labuan ( Cucurbitaceae ) memiliki ciri-ciri umum seperti yang dimiliki oleh tanaman anggota keluarga labu-labuan lainnya seperti melon ( Cucumis melo ), yakni pada batangnya berupa herbaceous (herba) yang penuh klorofil sehingga warnan...
Wayang yang Belum Tuntas di Museum Sonobudoyo
Selain benteng Vredeburg , Yogyakarta juga masih memiliki beberapa museum lain Salah satunya museum ini, museum Sonobudoyo . Letaknya berseberangan dengan alun-alun lor (Utara) keraton Yogyakarta . Dok. Melipirnews.com Begitu melewati pintu gerbang pemeriksaan dan masuk ke halaman dalam museum, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan sejumlah arca batu , berjajar memanjang mengikuti arah dinding dalam pintu gerbang dan dinding luar museum. Arca-arca ini berasal dari peninggalan zaman Hindu-Budha sejalan dengan masa pembangunan candi-candi Hindu-Budha di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Baca juga: Keris: Jiwa Budaya yang Tetap Berdenyut dari Masa ke Masa Jika hari libur, biasanya di halaman museum ini ramai juga dengan pengunjung yang menyewa pakaian adat Jawa lengkap. Para juru foto juga turut sibuk mengabadikan para pengunjung yang menggunakan pakaian adat Jawa lengkap seperti itu. Menurut sejarahnya, museum ini didirikan dengan diawali d...
Menguak Ekonomi Bayangan Global
Hasil penelitian menunjukkan betapa mencengangkannya besaran ekonomi bayangan global . Tercatat 11,8% dari total PDB dunia atau setara dengan US$10 triliun beredar di luar sistem ekonomi formal Meski menempati peringkat mengkhawatirkan dalam daftar ekonomi bayangan global, Indonesia sebenarnya memiliki semua alat yang dibutuhkan untuk membawa aktivitas ekonomi keluar dari bayang-bayang ketidakformalan. Laporan terbaru ini mengungkap strategi-strategi konkret yang bisa diadaptasi untuk menyinari 23,8% perekonomian yang selama ini tak tercatat. Dunia saat ini sedang menghadapi tantangan besar yang tersembunyi di balik angka-angka pertumbuhan ekonomi resmi. Sebuah penelitian komprehensif terbaru, " Shadow Economy Exposed: Estimates for the World and Policy Paths " yang dirilis oleh EY (Ernst & Young) pada Maret 2025, berhasil mengungkap fakta mengejutkan tentang besarnya aktivitas ekonomi yang tidak tercatat secara resmi di berbagai negara. Studi yang dilakukan oleh firma a...
ARTIKEL FAVORIT PEMBACA
Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi
Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok Bagi warga Depok, keberadaan dua puluh lebih setu baik yang masih aktif maupun yang sudah beralih fungsi tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok. Memang setu di Depok tidak ada yang bisa menyamai besarnya maupun manfaatnya Waduk Jatiluhur di Purwakarta . Namun begitu, warga Depok dan sekitarnya tentu sudah bisa merasakan manfaat keberadaan setu-setu tersebut. Paling gampang dilihat, setu bisa berfungsi sebagai wisata air dengan menyajikan beragam wahana wisata air, mulai sepeda air , kapal dayung , jogging track di sisi setu, serta permainan yang lain. Pada hari libur, sontak biasanya warga berbondong-bondong dengan mengikutsertakan anak-anak kecil menikmati wisata air di setu-setu tersebut. Baca juga: Penyebab Banjir, Gubernur Dedi: Akibat Pembangunan, Pusat: Curah Hujan Dilihat dari sisi kepariwisataan, hampir di setiap setu yang masih aktif...
Rudy Chen Kenalkan Kemakmuran Muslim Shadian di Tiongkok
Ia amat fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuannya itu, ia bisa dengan mudah diterima masyarakat lokal yang dijumpainya Jagad medsos Indonesia beberapa tahun belakangan diramaikan oleh salah satu vlogger atau youtuber yang mengetengahkan konten berbau Indonesia di negeri Tiongkok. Namanya Rudy Chen . Menurut pengakuannya, vlogger ini berasal dari Medan . Vlogger Rudy Chen Ia amat fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuannya itu, ia bisa dengan mudah diterima masyarakat lokal yang dijumpainya. Ia juga tidak kesulitan menggali kehidupan orang-orang Tiongkok yang terkait dengan Indonesia. Baca juga: Masjid Kubah Emas; Tempat Transit Yang Dulu Dipandang Ironi Postingan terkininya mengungkap kehidupan umat Islam di Kecamatan Shadian , Kabupaten Gejiu , Provinsi Yunnan , Republik Rakyat China . Rudy Chen mengabarkan tentang jumlah populasi Muslim di Kecamatan Shadian mencapai 90 persen dari total sekitar 20 ribu jiwa. Mayoritas mereka berlatar suku Hui . Dalam laporannya...
Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?
Begitulah, timun suri lebih dekat kekerabatannya dengan melon . Ketimbang melon suri , nama timun suri lebih terbiasa dan terlanjur digunakan Bulan puasa tiba, saatnya umat Islam menanam banyak kebajikan. Memperbaiki diri serta peduli pada sesama menjadi anjuran mulia yang dikumandangkan dari mimbar-mimbar ceramah. Namun, tak lengkap jika tanpa memotret fenomena bulan puasa di pinggiran jalan, khususnya yang umum dijumpai di wilayah Jabodetabek . Tak lain adalah para penjaja timun suri yang tiba-tiba saja berada di banyak tempat. Dok. Kompas.com Dilansir dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) , sekilas buah ini memiliki kemiripan dengan timun. Timun yang dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Cucumis sativus yang termasuk dalam keluarga labu-labuan ( Cucurbitaceae ) memiliki ciri-ciri umum seperti yang dimiliki oleh tanaman anggota keluarga labu-labuan lainnya seperti melon ( Cucumis melo ), yakni pada batangnya berupa herbaceous (herba) yang penuh klorofil sehingga warnan...
Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan
Judi online terus menawarkan berbagai macam permainan agar si pemain judi tidak merasa bosan Belum berselang lama, sebuah video viral di publik yang memperlihatkan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP , Cinta Mega bermain game di tabletnya saat rapat paripurna. Netizen ramai mengomentari video yang beredar, diduga game yang dimainkan oleh Cinta Mega adalah judi slot. Anggota dewan ini sempat mengelak dan menyebut hanya memainkan game Candy Crush . Pengelakan ini memancing reaksi keras dari kalangan gamer kekinian khususnya kalangan muda. Viral bantahan netizen permainan yang ditampilkan di tablet Cinta Mega bukanlah sekadar game biasa. Buntut perbuatan tidak pantasnya itu, Cinta Mega diputuskan dalam rapat pleno PDIP DKI Jakarta, dipecat dari DPRD DKI dan dilakukan pergantian antar-waktu (PAW). Kepastian tersebut disampaikan oleh Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Widjaja (Selasa, 27 Juli 2023). Baca juga: Susah-Susah Gampang Bermitra dengan Agensi Iklan Digital Perju...
Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara
Istilah gambus sering kita jumpai dan kita dengar. Umumnya kata gambus yang kita ketahui adalah suatu instrumental khas budaya Timur Tengah. Namun arti dari kata gambus itu cukuplah luas, dan mencakup aspek-aspek kebudayaan yang ada di Indonesia. Banyak orang mengira bahwa tarian gambus merupakan ciri khas dari kaum yahudi, namun pada dasarnya gambus adalah alat musik petik seperti mandolin yang berasal dari Timur Tengah. Salah satu pementasan gambus (dok. Muhammad Ismail ) Paling sedikit, gitar gambus dipasangi 3 senar sampai paling banyak 12 senar. Ditambah alat musik lain seperti biola, gendang, tabla dan seruling. Ia dimainkan sambil diiringi gendang. Jadilah ia sebuah orkes yang memakai alat musik utama berupa gambus dinamakan orkes gambus atau disebut gambus saja. Orkes gambus mengiringi tari Zapin dan Tari Jepen yang seluruhnya dibawakan pria untuk tari pergaulan. Lagu yang dibawakan berirama Timur Tengah, sedangkan tema liriknya adalah keagamaan. Di TVRI da...
Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk
Tampak dari kejauhan, keunikan masjid ini jelas terlihat dengan nuansa tersendiri, tepatnya perpaduan unsur Eropa dan Timur Tengahnya Selagi mengadakan perjalanan jauh, lokasi istirahat untuk melepaskan penat walau barang sejenak akibat duduk di kabin kendaraan maupun di atas jok sepeda motor cukup lama, sangatlah dicari. Apalagi jika tempat istirahat itu sekaligus merupakan sarana ibadah dan dilengkapi toilet/kamar mandi. Nuansa unik terkadang justru dijumpai pada lokasi istirahat seperti ini yang menampakkan sebuah keunikan dan keunikannya jarang dijumpai di tempat lain. Bagian serambi Masjid Ridho Ilahi , Wilangan, Nganjuk (Melipirnews.com) Cerita seperti inilah yang barangkali cocok untuk menggambarkan reportase singkat saat di perjalanan untuk berlebaran tahun 2024, tatkala mampir beristirahat di masjid Ridho Ilahi yang terletak di Desa Ngudikan , Kecamatan Wilangan , Kabupaten Nganjuk , Provinsi Jawa Timur . Tampak dari kejauhan, keunikan masjid ini jelas terlihat dengan nuansa...
H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara
Haji Masagung , pendiri Gunung Agung yang mendirikan toko buku di kawasan Kwitang dan tidak jauh dari Tugu Tani , Menteng , Jakarta Pusat terkesan dengan kaligrafi Mudzakir dan keduanya pun akhirnya berteman akrab Jika melewati Jalan Pemuda Jepara , Jawa Tengah , di tepi jalan terpampang rumah dengan model seperti di negeri-negeri dongeng. Ramai dengan menara-menara bulat menjulang. Di situlah saksi bisu ketangguhan seni ukir kayu Jepara berada. Khususnya seni ukir kaligrafi Alquran . Produk kayu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan model-model lembaran maupun gebyok berdiri kokoh yang terpahatkan lafad-lafad dan ayat-ayat Alquran dari kediaman ini telah mewarnai kebangkitan dunia santri di masa Orde Baru . Haji Masagung, pendiri Gunung Agung yang mendirikan toko buku di kawasan Kwitang dan tidak jauh dari Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, terkesan dengan ukiran kaligrafi produk dari rumah ini. Di toko buku yang pernah sangat terkenal pada jamannya itu, disedia...
Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024
“ Pariwisata lebih diutamakan, padahal yang seharusnya didahulukan adalah pelestarian ,” ujar Daud. Borobudur , mahakarya warisan dunia yang membanggakan Indonesia , kembali menjadi pusat perbincangan. Kali ini, sorotan tertuju pada pengelolaannya yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 101 Tahun 2024. Melalui kegiatan Sekolah Kehidupan Borobudur , Warung Info Jagad Cleguk menyelenggarakan diskusi online via Zoom pada 9 Maret 2025 dengan tema “Dilema Persoalan Pengelolaan Borobudur, Menyoroti Perpres 101 Tahun 2024”. Acara ini bertujuan untuk menggali berbagai perspektif guna melengkapi penulisan buku terbitan Warung Info Jagad Cleguk sekaligus memberikan masukan konstruktif kepada para stake holder. Baca juga: Sunset, Ular, dan Tri Sandya di Tanah Lot Candi Borobudur (Sumber: freepik.com) Perpres 101 Tahun 2024: Antara Harapan dan Tantangan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 101 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Kawasan Borobudur...
Melipir Mewarnai Gerabah di Museum Benteng Vredeburg
Lokasi mewarnai gerabah ini berada di teras gedung diorama 2 Melipir ke Yogyakarta tanpa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg rasanya kurang lengkap. Setelah ditutup untuk umum karena proses renovasi tahun lalu, kini museum sudah bisa dikunjungi kembali. Mewarnai gerabah di teras gedung diorama 2 Museum Vredeburg ( Melipirnews ) Baca juga: Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024 Masih mengandalkan 4 gedung utama yang menyajikan sejarah memperjuangkan kemerdekaan tahun 1945 dan mempertahankannya, terkait khusus peristiwa bersejarah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, pengunjung dapat pula merasakan nuansa yang lain, yakni kesenian. Klik dan lihat penawarannya! Pengunjung akan diajak menikmati seni musik. Sambutan selamat datang dihadirkan dengan kelembutan alunan musik klasik. Mereka berasal dari sebuah sekolah musik di Yogyakarta. Selain ditampilkan kuarter anak-anak muda yang piawai dalam alat musik gesek yang men...
Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals
Membayangkan keelokan kawasan Menteng di wilayah Jakarta pada masanya, mungkin mengundang tanya. Bagaimana bisa berdiri kawasan hunian yang tertata sedemikian teratur dengan tipe rumah-rumah besar yang bergaya mirip hunian orang-orang Eropa itu? Walaupun hunian yang demikian tertata rapi masa kini bukan hanya kawasan Menteng saja, namun pengembangan kawasan hunian Menteng ini memberi jejak kawasan hunian modern yang tergolong pertama yang pernah ada di Indonesia pada masanya. B oy Lawson / Collectie NMvWereldculturen , 1971 ( www.worldgardencities.com) Jawaban dari pertanyaan itu kiranya disediakan oleh Mary Corbin Sies dan timnya dalam buku yang berjudul, Iconic Planned Communities and the Challenge of Change , terbit tahun 2019 oleh penerbit University of Pennsylvania Press . Dalam buku tersebut, tersedia satu bab yang khusus mengupas tentang seluk beluk perencanaan hingga perkembangan kawasan hunian Menteng. Bab itu berjudul, Menteng: Heritage of Planned Community in Southe...
Kirimkan Artikel Terbaik Anda
Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.