Postingan

BARU RILIS

Modal Sosial dan Kolaborasi Permudah Kelola Sampah

Gambar
 "Sampahmu, tanggung jawabmu." Kalimat itu bukan sekadar slogan, melainkan prinsip hidup yang dipegang teguh oleh komunitas di RW 16, Penggilingan, Jakarta Timur, dan keluarga Yoso Farm di Klaten. Dalam webinar "Pengelolaan Sampah Berbasis Wilayah dan Inovasinya" yang digelar Komunitas Belajar Zero Waste (BZW) pada 4 Januari 2026, kedua pihak ini membuktikan bahwa mengatasi persoalan sampah tidak selalu perlu dengan teknologi mahal atau sistem rumit. Kuncinya justru dimulai dari komitmen paling personal: mengambil tanggung jawab atas setiap sampah yang kita hasilkan. Tangkapan layar webinar (Latifah) Inilah fondasi pertama yang dijelaskan secara gamblang oleh Shanty Syahril, koordinator Koperasi Kompos PKK RW 16. Prinsipnya sederhana namun revolusioner: alih-alih terburu-buru mengolah atau membuang, upaya terbesar harus ditumpukan pada pencegahan. "Cegah, cegah, cegah, baru kemudian pilah dan olah," ujarnya menekankan hierarki baru pengelolaan sampah. Orie...

Empat Golongan Muslim Hui di Tiongkok

Gambar
Sekitar 20 juta lebih penduduk Republik Rakyat Tiongkok beragama Islam. Meskipun mereka merupakan persentase kecil dari seluruh populasi Tiongkok.  Sebagian media Barat memotret kelompok ini terpinggirkan di perbatasan wilayah dan menjadi ancaman kekuasaan di Tiongkok. Keberadaan mereka pun kurang diminati para akademisi untuk menuliskannya.  Menurut sensus penduduk tahun 2010, Tiongkok adalah rumah bagi 23,14 juta Muslim, atau jika dibandingkan dengan jumlah total populasi Tiongkok, jumlah umat Islam mencapai 1,74 persen dari populasi keseluruhan Tiongkok yang berjumlah 1,33 miliar. Secara doktrin, hampir semua Muslim Tiongkok menganut mazhab Sunni , termasuk tradisi Sufi Asia Tengah . Seperti disebutkan banyak sumber, kelompok Muslim terbesar adalah etnis Hui dengan sekitar 10,5 juta orang. Banyak yang menilai, mereka ini telah berhasil di-Sinifikasi seiring dengan proses migrasi serta diaspora Muslim sejak lama yang telah terakulturasi dengan penduduk lokal Tiongkok di sek...

Pemuda dan Warga Buddhis Blitar Tanam Pohon Untuk Jaga Sumber Air

Gambar
Salah satu sesi refleksi dalam rangkaian kegiatan ini mengajak peserta memandang alam sebagai “rumah bersama” bagi manusia dan seluruh makhluk hidup Bencana banjir bandang di Pulau Sumatera yang menjangkau tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat akhir November 2025 lalu, mengguncang negeri karena disertai hanyutnya kayu-kayu gelondongan yang dibabat di daerah ketinggian hulu sungai yang dikitari hutan. Sejak lama isu deforestasi kawasan hutan ditabuh guna menjadi perhatian publik, namun industrialisasi kawasan hutan lebih menggiurkan. Kawasan hutan berubah menjadi kawasan industri berbahan kayu, kawasan tambang dan perkebunan tanaman sawit.  Dok. Patria Blitar  Mengantispasi hal serupa tidak terjadi dan juga untuk menjaga keseimbangan alam, sekelompok warga dan pemuda Buddhis di Blitar, Jawa Timur melakukan aksi tanam pohon. Isu lingkungan hidup yang demikian nyata belakangan ini kembali mendapat perhatian mereka melalui kegiatan PATRIA Gathering yang disel...

Anak Muda Qufu Bangga Kotanya Menyimpan Jejak Konfusius

Gambar
Qufu kini memang menjadi salah satu destinasi budaya yang dianggap suci di Tiongkok dan menarik banyak pengunjung untuk merasakan aura sekaligus kedalaman Konfusianisme. Kota ini terletak di utara Jining, barat daya Provinsi Shandong Dalam satu persinggahan di negeri jiran Malaysia November lalu, redaksi Melipirnews bertemu dengan seorang mahasiswa asal China yang kuliah di salah satu perguruan tinggi terkenal di negerinya Siti Nurhaliza itu. Ia berasal dari Qufu, kota kelahiran Konfusius. Kota ini terletak di provinsi Shandong bagian timur, Tiongkok yang terkenal sebagai tempat kelahiran dan tempat peristirahatan terakhir Konfusius. Nama ini bukanlah asing bagi telinga masyarakat Indonesia karena sangat dikenal sebagai filsuf dan pendidik besar Tiongkok, yang ajarannya telah memengaruhi masyarakat Tiongkok selama lebih dari 2.500 tahun. Di Indonesia pun, para penganut Konfusius diwadahi dan dilindungi oleh negara. Ilustrasi komplek rumah Keturunan Konfusius (freepik.com)

Anne Scheiber: "Saat Gaji Naik Tipis, Ketahanan Finansial Jadi Kunci"

Gambar
Di tengah keluhan soal gaji yang naik tipis, biaya hidup yang terasa makin berat, dan dunia kerja yang kian selektif, banyak pekerja Indonesia bertanya-tanya: apakah kerja keras masih cukup untuk menjamin masa depan?  Laporan Indonesia Salary Range Report 2026 menggambarkan realitas yang tidak selalu nyaman. Kenaikan gaji rata-rata berada di kisaran 4–6 persen per tahun, sementara perusahaan semakin berhitung dalam merekrut, menahan, dan mengembangkan karyawan. Stabilitas kerja, pengembangan keterampilan, dan efisiensi biaya menjadi kata kunci baru dunia kerja Indonesia.   Dok. Alchetron, the free social encyclopedia 

Indonesia Salary Range Report 2026: Gaji Naik Pelan, Tantangan Makin Kencang

Gambar
Ketimpangan ini menegaskan bahwa persoalan dunia kerja Indonesia bukan hanya soal penciptaan lapangan kerja, tetapi juga soal kualitas pekerjaan dan peluang mobilitas sosial Di tengah janji bonus demografi dan narasi besar “Indonesia Emas”, realitas dunia kerja hari ini berjalan di jalur yang lebih sunyi. Gaji memang naik, tetapi perlahan. Sementara itu, biaya hidup, tuntutan keterampilan, dan tekanan produktivitas justru melaju kencang. Gambaran ini tercermin dalam Indonesia Salary Range Report 2026 yang dirilis InCorp Indonesia, sebuah laporan yang membaca denyut dunia kerja nasional melalui data payroll terverifikasi dan pengamatan pasar tenaga kerja sepanjang 2025.

PkM STABN Raden Wijaya, Wonogiri: Penerapan Ekoteologi Lewat Ekonomi Sirkular dari Pupuk Fermentasi

Gambar
Isu penyelamatan lingkungan kerap dipersepsikan sebagai persoalan besar yang terasa jauh dari praktik kehidupan sehari-hari. Padahal, di banyak tempat, solusi justru lahir dari langkah-langkah sederhana yang dikerjakan secara konsisten Hal inilah yang mengemuka dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri dengan tema “Latar Belakang, Teori, dan Implementasi Pirolisis sebagai Upaya Menyelamatkan Bumi melalui Recycle-Ecotheology”. PKM Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri

Disinformasi Iklim Menggerus Hak Masyarakat Adat: Laporan dari India Ini Jadi Alarm Serius bagi Indonesia

Gambar
Disinformasi iklim tidak lagi sekadar persoalan hoaks di media sosial. Ia telah berkembang menjadi instrumen politik dan ekonomi yang berdampak nyata pada kehidupan masyarakat adat Hal ini terungkap jelas dalam laporan Climate Disinformation in India: Subverting Indigenous Peoples’ Rights (2025), yang menunjukkan bagaimana narasi palsu dan menyesatkan tentang perubahan iklim digunakan untuk melemahkan perlindungan hukum, membenarkan proyek ekstraktif, dan menggusur masyarakat adat dari tanah leluhur mereka. Gambar tangkapan layar

Konflik Thailand dan Kamboja Ungkap Rivalitas Keaslian Dalam Banyak Kesamaan

Gambar
Kedua negara itu dihuni oleh masyarakat Buddhis dengan komposisi yang sama-sama besar, yakni lebih dari 90 persen. Thailand 93 persen, Kamboja 95 persen. Konflik dua negara bertetangga, yakni antara Thailand dan Kamboja yang kembali memanas hari-hari ini, menyisakan keheranan. Khususnya bagi pengamat Asia Tenggara . Lebih khusus lagi pengamat masyarakat dan budaya menyangkut kedua negara tersebut. Candi Preah Vihear (Freepik.com)

Saat Bencana Kian Sering Terjadi, Kemenag Dorong Ekoteologi sebagai Jawaban Etis Merawat Bumi

Gambar
Secara substansi, pelatihan ekoteologi membahas keterkaitan ajaran agama dengan keberlanjutan lingkungan. Banjir bandang , longsor , kekeringan , hingga cuaca ekstrem kian sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Bencana yang berulang ini menegaskan satu hal: krisis lingkungan telah memasuki fase yang mengkhawatirkan dan menuntut respons yang lebih dari sekadar penanganan darurat. Di tengah situasi tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia menilai bahwa solusi teknis perlu disertai pendekatan etis dan moral yang menyentuh cara pandang manusia terhadap alam. Sesi foto bersama acara Pelatihan Ekoteologi oleh Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan (Pusbangkom SDM PK) Kementerian Agama, 1–5 Desember 2025 (Latifah/Melipirnews.com)

Guru yang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat Tuban

Gambar
Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) secara resmi menganugerahkan Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2025 kepada Ibu Shorihatul Inayah, S.Pd., M.Si., seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tuban yang dikenal tidak hanya sebagai pendidik berprestasi, tetapi juga sebagai figur pemberdaya masyarakat. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian pameran “ Perempuan Tangguh Mengubah Peradaban ” yang digelar di Kementerian Perindustrian RI pada Rabu, 3 Desember 2025.

Riuh Panggung Seni Jawa Timur, Sunyi Arsip dan Dokumentasinya

Gambar
Arsip seni di Jawa Timur menyimpan riwayat yang jauh lebih hidup daripada yang selama ini dibayangkan.  Di balik catatan pameran dari tahun 1956 di Malang dan Surabaya , hingga ribuan kliping yang dikumpulkan oleh para peneliti, provinsi ini sebenarnya memiliki sejarah seni yang subur dan tersebar luas. Namun, jejak-jejak itu belum sepenuhnya dibaca, diteliti, atau ditulis secara serius—sebuah persoalan yang mengemuka dalam kuliah publik bertajuk “Arsip Seni Jawa Timur: Keberadaan dan Problemnya” yang menghadirkan Prof. Dr. Djuli Djatiprambudi , profesor Ilmu Seni dari UNESA dan peneliti yang telah lebih dari tiga dekade bergelut dengan dokumentasi seni. Acara ini berlangsung secara daring pada 28 November 2025.

Menyemai Moderasi Beragama dan Kesadaran Ekologis dari Bandung

Gambar
Di luar ruang kelas, para peserta mendapat kesempatan melihat praktik nyata harmoni antara spiritualitas dan lingkungan melalui kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey, Bandung . Berdiri sejak 1934, pesantren ini dikenal sebagai pelopor “ Green Pesantren ”. Di Soreang, wilayah Bandung Selatan yang memadukan kesejukan hawa pegunungan dengan lanskap agraris, pada 13-19 November 2025, enam puluh peserta dari beragam profesi dan latar belakang keagamaan berkumpul dengan satu tujuan: belajar merawat kerukunan dan bumi secara lebih bijaksana. Dengan latar belakan beragam, mulai dari pesantren, kampus, sekolah, kantor urusan agama, hingga lembaga pemerintah, mereka terpilih dari sekitar 4.200 pendaftar untuk mengikuti Pelatihan Pengembangan Wawasan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi . Pelatihan nasional ini terselenggara melalui kolaborasi LPDP , PUSPENMA Kementerian Agama , dan Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung . Peserta  Pelatihan Pengemban...

Menelusuri Jejak Rasa Soto Kambing Malangan: Antara Warisan, Ingatan, dan Identitas

Gambar
Lampu-lampu panggung di aula Taman Krida Budaya Jawa Timur berpendar lembut, menyorot dua kursi dan layar besar yang siap memutar kisah.  Senin malam (27/10/2025) itu, suasana hangat terbangun melalui cerita yang mengalir tentang kuliner legendaris dari Malang: soto kambing. Para penonton hanyut dalam perjalanan rasa dan sejarah yang dihidupkan kembali lewat film dokumenter dan diskusi bertajuk Etnosotografi Studi Soto Kambing Khas Malang, bagian dari rangkaian Gastrofest Jawa Timur.

Akademisi Menyorot Program MBG Kembalikan Lagi Imajinasi Sentralistik Negara

Gambar
"Misalnya apakah cocok anak-anak disuguhi menu spaghetti . Apalagi nanti jika sudah menjangkau kelompok masyarakat lain, termasuk ibu- ibu hamil " Siswa keracunan setelah mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini menimpa siswa di SMAN 1 Yogyakarta . Pada Kamis 16 Oktober 2025, diberitakan sejumlah 426 siswa mengalami sakit perut dan diare setelah mengonsumsi menu MBG sehari sebelumnya. Kejadian di sekolah favorit ini menambah deretan jumlah siswa yang diindikasikan keracunan setelah mengonsumsi menu yang disediakan Satuan Pelayanan Penyediaan Gizi (SPPG) setempat.  Hakimul ikhwan (Foto: Melipirnews)

ARTIKEL TERFAVORIT

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan

Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024

Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals

Kirimkan Artikel Terbaik Anda

Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.